Sering terbanyang dalam benak ini hal-hal yang negativ, sampai dengan terbawa mimpi. Tidur pulas pun sekarang sudah lenyap, sangat jarang kumerasakan kenikmatan tersebut. Jika malam tiba, badanpun diselimuti dengan hawa panas yang tak sejuk, badan berlumur keringat seakan dipanggang. Ya Allah didunia saja ku tak bisa menahan panas, bagaimana dengan panasnya nerakamu. Ya Allah hanya engkau yang mengerti segalanya didunia ini maupun diakhirat sana lindungilah aku selalu dari siksa dan panasnya api neraka, jadikanlah aku salah satu penghuni surgamu yang engkau berkahi dan rahmati (amin ).
Sekarang kehamilanku sudah menginjak bulan kedelapan menuju kesembilan, detik-detik waktu berlalu pagi berganti siang, siang berganti malam, malam pun menjemput pagi lagi, hati ini sebenarnya deg..deg..gan menunggu hari kelahiran bayi yang ada dalam rahimku ini. Ya Allah jadikanlah bayi yang ada dalam rahimku ini, adalah keturunan yang soleh, anak yang sehat jasmani dan rohaninya, anak yang berbudi pekerti luhur baik, jauh dari sifat sombong dan takabur, menjalankan segala perintahmu dan menjauhi segala laranganmu, anak yang tampan, pintar dan cerdas. Ya Allah jadikanlah keluarga kecilku ini keluarga yang sakinah , mawadah, warohma, bisa menjalankan amanahmu. (amin).
Tak terasa saat ini usia kehamilanku menginjak bulan terakhir yaitu sembilah, tendangan si baby dalam rahimku semakin kencang kurasakan. Rasa cemas pun tak dapat kusembunyikan lagi menunggu waktu yang akan tiba dalam proses persalinan. Cuti bekerjapun sudah ku ajukan, dan sekarang hari terakhir dimana aku bekerja sebelum cuti melahirkan yang akan kujalani nanti. Ya Allah sungguh aku tidak dapat menyembunyikan rasa cemas, takut dan segala rasa itu dalam diriku, karena ini adalah pengalaman pertama bagiku. Banyak pikiran-pikiran buruk yang menghantuiku, aku takut kondisiku tidak kuat untuk menjalani ini. Ya Allah bantulah aku berikanlah kelancaran dalam prosesnya nanti supaya aku tetap kuat. Aku ingin melahirkan normal, merasakan apa yang ibuku rasakan ketika melahirkan aku. Ibu maafkanlah anakmu ini atas segala dosa dan perbuatan yang tidak menyenangkan engkau selama ini, belum bisa ku membalas semua jasa pengorbananmu selama ini hingga aku menjadi besar tumbuh dewasa dan sekarang memiliki keluarga. I Love you forever "BUE".
Tak terasa saat ini usia kehamilanku menginjak bulan terakhir yaitu sembilah, tendangan si baby dalam rahimku semakin kencang kurasakan. Rasa cemas pun tak dapat kusembunyikan lagi menunggu waktu yang akan tiba dalam proses persalinan. Cuti bekerjapun sudah ku ajukan, dan sekarang hari terakhir dimana aku bekerja sebelum cuti melahirkan yang akan kujalani nanti. Ya Allah sungguh aku tidak dapat menyembunyikan rasa cemas, takut dan segala rasa itu dalam diriku, karena ini adalah pengalaman pertama bagiku. Banyak pikiran-pikiran buruk yang menghantuiku, aku takut kondisiku tidak kuat untuk menjalani ini. Ya Allah bantulah aku berikanlah kelancaran dalam prosesnya nanti supaya aku tetap kuat. Aku ingin melahirkan normal, merasakan apa yang ibuku rasakan ketika melahirkan aku. Ibu maafkanlah anakmu ini atas segala dosa dan perbuatan yang tidak menyenangkan engkau selama ini, belum bisa ku membalas semua jasa pengorbananmu selama ini hingga aku menjadi besar tumbuh dewasa dan sekarang memiliki keluarga. I Love you forever "BUE".