Minggu, 19 Desember 2010

Harum namanya,,...

Tidak dapat dipungkiri lagi aku memang senang menulis dan meluangkan waktuku hanya untuk mengotori lembar demi lembar kertas putih dihadapanku, tapi sayang sesaat kesenangannnku ini hanya bisa terpendam dan termakan oleh waktu yang berjalan, hingga pada akhirnya ku temukan kembali kegemaran dan minatku ini. Namun boleh dibilang aku tak piawai dalam meluangkan apa yang ada dalam pikiran dan otakku ini, aku tak pandai berkata tapi hanya pandai memendam apa yang kurasa, dan apa yang seharusnya kujawab dan ku tuangkan ide-ideku, tapi tak ku keluarkan karena aku tidak percaya diri.

Momen-momen hebat dan luar biasa dalam hidup sering berlalu begitu saja tanpa nilai special dariku, tapi tak mengapa, aku hanya bisa berguman seperti itu, lain waktu insya allah bisa, tapi lain waktu kapan? Jika lain waktu itupun telah datang, tetap saja yang ku alami adalah hal-hal yang sama seperti biasa. Yah hari biasa,....hanya itu dan itu-itu saja. Sejenak aku berfikir dan bertanya pada diriku sendiri "Apakah aku lupa dengan cita-citaku waktu kecil dulu, dengan masa kecil yang optimis dan penuh keceriaan yang memiliki segudang harapan dan cita-cita, yang ingin namanya dikenang orang setiap saat, yang ingin namanya harum sepanjang masa. Dulu kupikir itu adalah hal yang mudah dan akan terwujud, namun saat ini adalah hal yang rumit dan sulit untuk menjadi kenyataan. 

Tapi bagiku itu tak mengapa, yang terpenting saat ini dan yang akan datang kubisa selalu berbuat kebaikan untuk semua orang yang membutuhkan pertolongan. Tidak usah jauh-jauh disekitar lingkungan kita saja, masih banyak yang perlu bantuan. Walaupun aku tak memiliki materi atau uang, harta yang berlimpah mungkin hanya tenaga yang dapat kuberikan. Semoga kelak generasi penerusku ini jauh lebih baik dan beruntung dariku, sehingga mereka dapat memberikan apa yang mereka punya atau miliki untuk dapat dimanfaatkan untuk kebahagiaan orang lain. Itu baru harum namanya,,.... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar